|
Setelah Hyundai Atoz tak lagi beredar di tanah air, pasar citycar kembali marak dengan kehadiran Hyundai i10. Lewat ATPM Hyundai, PT Hyundai Mobil Indonesia melepas mobil mungil bermesin 1100cc itu dalam 5 varian, semuanya memiliki pilihan transmisi, baik manual maupun otomatik. PELEK 15 INCHI Hyundai i10 terbagi 5 varian, yaitu GLS iCool, GLS iChic serta GLS iCare serta GLS dan GL. Kasta tertinggi tentunya iCool yang diberikan pada segmen profesional muda. Perbedaannya, seperti penggunaan lip spoiler, sde skirt, dan spoiler belakang serta pelek dengan diameter 15 inci.
Di bagian interiornya juga terdapat tempat handphone serta bagasi yang diberi organizer, sehingga memudahkan menata barang bawaan para profesional muda. Termasuk tempat sepatu! Namun, dari kelima model tersebut ada yang memiliki kesamaan. Semuanya menggunakan mesin 1100cc IRDE (Intelligence Responsive Drive Engine). Meski berkapasitas relatif kecil, tarikannya cukup lumayan. Walau diputaran bawah terkadang masih terasa gejala "torsi belum sampai". Tinggal naikkan putaran mesin, lalu melaju kembali.
Performa jelajah paling pas, baik di jalan mendatar dan terutama di tanjakan adalah pada putaran di atas 3500rpm. Ketika dijaga pada putaran tersebut, maka tanjakan terjal seperti puncak atau daerah Tangkuban Perahu pun tak menjadi masalah berat! Hal yang dimiliki tiap model adalah electric power steering (EPS), memang umumnya mobil berkapasitas mesin kecil saat ini, sudah mengadopsi peranti seperti ini, karena peranti seperti ini tidak membebani mesin serta bisa mengatur ringan dan beratnya putaran setir sesuai kecepatan dan laju kendaraan, sehingga pengendalian lebih stabil pun bisa di dapat. Walau imut, citycar ini masih sanggup digeber hingga di atas 160km/jam, meski perlu mengurangi kecepatan saat menikung, tentunya. Apalagi ketika berada di jalan agak bergelombang, ban tunggangan dengan pelek 15 ini kerap bergesekan dengan sepatbor depan. Maklum, suspensi depan cukup lembut ayunannya. Tetapi sayang bantingan belakang terasa agak keras dibanding ayunan suspensi pada bagian depan. Masih dalam sektor pertama, perpindahan transmisi manualnya cukup mudah dilakukan dan rasio perbandingan giginya pun pas, sehingga akselerasi bisa berlangsung lancar tanpa hambatan. Baik di jalan datar maupun di tanjakan sekalipun. Sekarang pertanyaan lain pun muncul. Apa sih keasikan yang di dapat dari sebuah citycar, selain dimensi mungil yang memudahkan pengemudinya saat parkir, konsumsi bahan bakar tentunya. Hyundai i10 ini tergolong kurang lahap menyedot bensin. Sudah digeber terus-terusan, berjalan di rute macet di Jakarta, bensin yang diminumnya cukup seliter untuk jarak tempuh 14 kilometer. Sementara dipakai pada rute luar kota, perbandingan 1/16,7 didapat. Sedangkan jika melaju konstan dengan kecepatan 100km/jam minum bensinnya semakin sedikit. Mobil dengan kapasitas tangki 35 liter ini hanya butuh seliter bensin untuk jarak 24km! Harga (on the road,Jabodetabek) tipe ini iCool M/T Rp 140juta, sementara A/T Rp 153,5juta. Sedangkan GL M/T hingga GLS iChic A/T dijual mulai dari Rp 131 juta hingga 148,5juta.
|